INDRAGIRI HULU – Poskilat.com, – Proses seleksi penerimaan tenaga kerja untuk Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kecamatan Kuala Cenaku berlangsung secara terbuka, transparan, dan penuh kebersamaan. Kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026 tersebut mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Ketua SPPG Kuala Cenaku, Khairul Niam, menyampaikan bahwa jumlah pelamar yang mendaftar dan mengikuti seleksi mencapai 158 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 47 orang akan diterima untuk mendukung operasional dapur pada tahap awal pelaksanaan program.
“Dalam proses pemilihan tenaga kerja ini, saya menyerahkan sepenuhnya kepada tim seleksi yang telah dibentuk agar seluruh tahapan berjalan objektif dan transparan,” ujar Sudarno.
Ia menjelaskan bahwa 47 tenaga kerja yang dinyatakan lolos nantinya akan bertugas melayani sekitar 1.000 porsi makanan pada tahap pertama pelaksanaan program pemenuhan gizi.
Menurutnya, seluruh fasilitas dan sarana pendukung Dapur SPPG Kuala Cenaku saat ini telah siap beroperasi. Mulai dari bangunan hingga peralatan kerja telah tersedia dan berada dalam kondisi siap pakai.
“Kondisi dapur saat ini sudah 100 persen siap beroperasi. Seluruh peralatan yang dibutuhkan juga telah tersedia dan siap digunakan,” jelasnya.
Sudarno berharap para tenaga kerja yang dinyatakan lolos seleksi dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, disiplin, serta mematuhi aturan dan arahan yang diberikan oleh masing-masing koordinator bidang kerja.
“Kepada tenaga kerja yang diterima, kami berharap dapat bekerja sesuai peraturan dan mengikuti arahan yang telah ditetapkan. Sementara bagi yang belum berkesempatan lolos pada tahap ini, kami meminta untuk tetap bersabar,” Ujar Sudarno.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa kapasitas pelayanan Dapur SPPG Kuala Cenaku ke depan akan terus ditingkatkan. Dari kapasitas awal sebanyak 1.000 porsi, program tersebut direncanakan berkembang hingga melayani sekitar 3.500 penerima manfaat.
“Jika kapasitas pelayanan meningkat menjadi 3.500 porsi, tentu kebutuhan tenaga kerja juga akan bertambah. Oleh karena itu, masih akan terbuka peluang bagi masyarakat untuk bergabung pada tahap berikutnya,” tutup Sudarno.
Program SPPG merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat yang diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
(BADRIZAL)
















