Kerupuk Bawang Rebon NIYES Inhu Siap Taklukkan 38 Provinsi, Harap Dukungan Pemerintah Daerah untuk Akses Distribusi dan Penciptaan Lapangan Kerja

UMKM Unggulan Riau Berambisi Melebarkan Sayap, Utamakan Pemberdayaan Ekonomi Ibu Rumah Tangga

PERANAP-INHU | Poskilat.com

Semangat dan ambisi besar ditunjukkan oleh Dhesy Soraya T. (46), seorang wirausaha sukses dari Kelurahan Peranap, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Provinsi Riau. Sejak tahun 2011, produk andalannya, Kerupuk Bawang Rebon NIYES, telah berkembang pesat dan kini bertekad menaklukkan seluruh pasar oleh-oleh di 38 provinsi di Indonesia.

banner 336x280

Dari Peranap Menjelajah Nusantara
Kerupuk Bawang Rebon NIYES dikenal luas karena kombinasi rasa gurih, renyah, dan penggunaan rebon (udang kecil) asli yang memberikan cita rasa khas. Produk ini telah membuktikan kualitasnya dengan berhasil menembus pasar di hampir seluruh wilayah Nusantara.

“Alhamdulillah, Kerupuk Bawang Rebon NIYES sudah diterima oleh masyarakat di berbagai provinsi. Ini adalah bukti bahwa produk olahan lokal Riau mampu bersaing di kancah nasional,” ujar Dhesy.

Meski demikian, NIYES masih menghadapi tantangan logistik untuk dua wilayah, yaitu Maluku dan Papua (dulu Irian Jaya). Dhesy berharap dapat segera mengatasi kendala ini agar Kerupuk Bawang Rebon NIYES benar-benar dapat hadir di 38 provinsi, mewujudkan mimpi menjadi salah satu oleh-oleh khas nasional.

Buka Lapangan Kerja untuk Ibu Rumah Tangga
Perluasan pasar ini bukan semata-mata ambisi bisnis, namun juga didorong oleh misi sosial yang kuat. Dhesy memiliki harapan besar bahwa keberhasilan NIYES dapat membuka lapangan pekerjaan yang layak bagi masyarakat ekonomi ke bawah, khususnya ibu-ibu rumah tangga di sekitar Peranap.

“Kami memiliki harapan besar agar pengembangan usaha ini dapat membuka lapangan pekerjaan, terutama untuk ibu-ibu rumah tangga dengan ekonomi ke bawah. Dengan dukungan perluasan distribusi, inshaallah harapan ini bisa terwujud,” tegas Dhesy.

Permohonan Bantuan Akses Distribusi dan Permodalan
Dalam rangka melebarkan sayap di berbagai daerah untuk market oleh-oleh di seluruh tanah air, Dhesy Soraya T. secara terbuka memohon perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah.

“Kami sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dan Pemerintah Provinsi Riau untuk memberikan perhatian dan dukungan penuh kepada UMKM seperti kami,” kata Dhesy.

Dukungan yang sangat dinantikan meliputi:

Fasilitasi Akses Distribusi: Bantuan untuk mengatasi kendala logistik dan distribusi ke wilayah-wilayah timur, terutama Maluku dan Papua.

Akses Permodalan: Dukungan permodalan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat.

Pelatihan Pemasaran Digital: Memperkuat strategi pemasaran agar produk Kerupuk Bawang Rebon NIYES dapat diterima oleh masyarakat Indonesia yang lebih luas.

Dhesy meyakini bahwa dengan kolaborasi antara pelaku UMKM dan pemerintah daerah, produk lokal Riau tidak hanya akan menjadi kebanggaan daerah tetapi juga mampu menjadi motor penggerak ekonomi, sejalan dengan visi pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja dan pengentasan kemiskinan.

A – B

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *